Rabu, 09 Mei 2012 0 komentar

Kasih Seorang Ibu

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia 
Ada sebuah peristiwa yang terjadi pada sebuah desa kecil, suatu ketika ada seorang ibu yang penuh kasih pergi ke kota besar, setelah kembali ke rumah dirinya berubah total dari sebelumnya. Semula ibu ini sangat mengasihi puterinya, tak peduli seberapa larut pun anaknya pulang rumah, dia akan menunggu untuk membuatkan makanan enak dan diantarkan ke hadapan anaknya.

Akan tetapi sejak pulang dari kota besar, sang ibu berubah dan tidak mau lagi mengurus anaknya, biar pun anaknya pulang sangat larut malam, sang ibu tidak pernah mengindahkannya, bahkan tidak memasak lagi di rumah. Ketika sang anak merasa lapar dan memberitahukan pada sang ibu, dia hanya menjawab dengan nada dingin: “Kamu sudah besar, apakah masih belum bisa masak sendiri?”

Dari itu, sang anak berpikir bahwa sang ibu tidak sayang padanya lagi, lalu timbul perasaan tidak senang dan benci pada sang ibu, dia mulai mencuci pakaian sendiri, menata kamar sendiri, saat lapar memasak sendiri, semua urusan harus dikerjakan sendiri, sebab biar pun dirinya merasa lelah, haus, lapar atau mengantuk, sang ibu tidak pernah memperdulikannya. Dalam hati dia beranggapan kalau sang ibu sudah tiada.

Tak seberapa lama kemudian, sang ibu pun meninggal dunia, selama selang waktu ini, sang anak sudah jauh hubungannya dengan sang ibu, bahkan bersikap dingin dan seakan bermusuhan, sehingga kematian ibunya tidak membawa dampak kesedihan sama sekali pada dirinya.

Selanjutnya ayahnya kimpoi kembali, setelah ibu tirinya tinggal di rumah mereka, dia merasa ibu tirinya sangat baik padanya, paling tidak masih menyisakan sedikit lauk dan nasi baginya, setelah lelah seharian tidak perlu memasak sendiri, jadi hubungan dengan ibu tirinya masih terhitung cukup harmonis.

Sang anak belajar dengan keras dan akhirnya berhasil dalam ujian masuk perguruan tinggi. Akan tetapi dikarenakan kondisi ekonomi keluarga tidak baik, maka dia tidak ada dana untuk membayar uang kuliah, ketika sedang diliputi kecemasan, ayahnya menyerahkan sebuah kotak kecil kepadanya dan memberitahukan kalau sebelum ibunya meninggal dunia ada berpesan agar pada saat menemui kondisi paling sulit, baru boleh menyerahkan kotak ini kepadanya.

Sang anak menerima kotak ini dari ayahnya, ketika dibuka ternyata di dalamnya ada setumpuk uang dengan selembar surat di sampingnya.

Dalam surat tersebut tertulis pesan ibunya:

Anakku, kali itu ketika ibu pergi ke kota, sebetulnya ibu pergi memeriksakan kesehatan tubuh, setelah dilakukan pemeriksaan, barulah ibu tahu kalau ibu terkena kanker dan sudah stadium akhir, saat itu ibu hampir-hampir tidak bisa berdiri lagi. Ibu bukan khawatir akan diri ibu, akan tetapi ibu khawatir akan dirimu. Ibu berpikir jika ibu sudah tiada, bagaimana dengan dirimu nanti? Kamu masih kecil, bagaimana kamu bisa melanjutkan hidup? Bagaimana menghadapi masa depanmu?

Dari itu, sepulangnya ibu ke rumah, ibu bersikap dingin kepadamu dan ingin kamu mengerjakan sendiri semuanya, juga tidak peduli lagi padamu agar kamu membenci ibu, dengan demikian sesudah ibu sudah tidak ada di dunia ini lagi nanti, kamu tidak akan diliputi dengan kesedihan.

Anakku, walau ibu tidak pernah bertanya padamu, namun di dalam hati ibu sebetulnya tetap mengkhawatirkan dirimu, setiap kali kamu pulang larut malam, walau ibu tidak membuka pintu untuk melihat dirimu, namun ibu tetap menunggumu pulang.

Ketika kamu pulang dengan tubuh lelah dan perut lapar, ibu membiarkanmu masak sendiri, sebab ibu berharap sesudah ibu tiada nanti, kamu bisa menjaga diri. Dulu ibu mengerjakan semuanya untukmu, namun sesudah ibu tiada nanti, siapa lagi yang akan menjagamu? Segala sesuatu di kemudian hari harus bergantung pada dirimu sendiri.

Ibu berlaku buruk padamu, bahkan tidak memasakkan nasi untukmu dan semua pekerjaan harus kamu lakukan sendiri, maka dengan demikian ketika nanti ayahmu kimpoi kembali, kamu akan berpikir bahwa ibu baru akan lebih baik dari ibu, sehingga kalian akan dapat berhubungan dengan baik dan hari-harimu akan lebih mudah dilalui.

Dalam kotak ini ada uang 5000 dolar yang diberikan nenek kepada ibu, sebetulnya ini adalah uang berobat ibu, namun ibu tidak rela menggunakannya, ibu tinggalkan untukmu dengan harapan ketika nanti kamu masuk perguruan tinggi dan membutuhkan uang, kamu dapat menggunakannya. Sekarang, ibu meminta bantuan ayah untuk menyampaikannya kepadamu.



Air mata segera mengaburkan mata sang anak, juga mengaburkan sepasang mata kita yang membaca kisah ini, kasih ibu terhadap anak sungguh tanpa pamrih dan penuh akal budi, mana mungkin ada ibu yang tidak mengasihi anaknya?

Ketika dia harus menahan perhatian dan kasih dalam hatinya kepada anak, harus berusaha keras untuk memperlihatkan wajah dingin kepada anaknya, saya sungguh sulit membayangkan, betapa menderitanya perasaan ibu ketika itu, namun demi perkembangan anak yang lebih baik dan kehidupan anak yang lebih berbahagia di masa mendatang, ibu rela menerima segala kesedihan, bahkan tidak menyesal untuk membiarkan sang anak salah paham terhadapnya.

Namun apakah sebagai anak, kita mau memahami isi hati ibu?

Teringat pernah sekali, di dalam sebuah lift bertemu dengan seorang anak, ketika ibunya dengan sabar membimbingnya, anak ini terlihat tidak sabaran dan mengeluhkan kalau ibunya cerewet, bahkan marah-marah dan meminta ibunya agar tutup mulut. Ibunya juga marah, namun tetap menahan diri dengan terus meminum air mineral di tangannya, pada saat ini sang anak sama sekali tidak sadar akan betapa sedihnya hati ibunya.

Cinta kasih harus dirasakan dengan kesungguhan hati, ketika kita membantah ayah dan ibu kita, mengapa kita tidak menyadari kalau sepatah perkataan penuh emosi kita telah pun menyebabkan luka mendalam di dalam hati ayah dan ibu. Ketika ayah dan ibu sedang memberi bimbingan kepada kita, apakah kita dapat menyadari betapa besarnya hati kasih orangtua kepada anak? Atau kita menganggap ayah dan ibu tidak senang melihat kita dan selalu mencari masalah pada diri kita.

Ketika ibu memukul dan memarahi kita, apakah itu benar-benar disebabkan karena ibu tidak menyukai kita?

Pernah mendengar seorang ibu berkata demikian: Anak-anak tersayang, tidak semua ibu dapat berbuat seperti yang kalian harapkan, kalian semestinya mau mengerti akan tindakan ibu kalian dan jangan pernah menyalahkannya. Saya percaya, ibu kalian dan termasuk ayah kalian akan mencintai kalian selama-lamanya, tak peduli metode apa yang dipergunakan, mereka akan tetap berdiri di sisi kalian untuk selama-lamanya, tetap berharap kalian agar kalian cepat tumbuh dewasa dan nantinya dapat berbuat lebih banyak bagi negara dan masyarakat.

Benar sekali, ibu selalu mengasihi kita, mengapa kita masih saja meragukannya?

Apakah kita tahu kalau di mata ibu, kita selama-lamanya adalah anak-anak, biar pun kita telah berusia 80 tahun dan punya banyak anak cucu, ibu kita tetap mengkhawatirkan diri kita: apakah pakaian yang dikenakan sudah cukup hangat, apakah di malam hari tubuh ada ditutup selimut dengan baik, apakah ada makan kenyang, dan seterusnya.

Kasih ibu adalah sedemikian besar dan tanpa pamrih, bagaikan sumber air yang terus mengalir deras tanpa pernah berhenti. Akan tetapi, bilakah kita sebagai anak dapat benar-benar memahami akan isi hati ibu?

Pernah ada orang yang mengumpamakan kasih ibu bagaikan tanaman bunga di tepi jalan, tiada orang yang peduli, tiada orang yang merawat, tiada orang yang memberi perhatian, namun tak peduli dalam cuaca bertopan, hujan deras atau hawa dingin membeku, asalkan ada sedikit sinar mentari dan embun hujan, dia akan tetap tumbuh dan berbunga lebat.

Jangan lagi mengenyampingkan tali kasih ini, kasih ibu tiada pamrih dan kita perlu secepatnya memahaminya dengan sepenuh hati, merasakannya dengan sepenuh hati dan membalas budi luhurnya dengan sepenuh hati.

“Pohon ingin tetap tenang, namun angin terus berhembus; anak ingin berbakti, namun orangtua sudah tiada”, pastikan penyesalan seperti ini jangan sampai terjadi dalam kehidupan kita ini. Kita harus tahu bahwa ketika kita membuka pintu rumah dan memanggil “Ibu”, masih ada orang orang yang menyahut adalah suatu hal yang sangat membahagiakan. Dari itu, marilah kita menghargai kasih sayang termurni dan paling sulit diperoleh di dunia ini, kita juga harus membalas budi luhur ibu dengan cinta kasih kita yang paling tulus.



Cek TeKaPe
Senin, 07 Mei 2012 0 komentar

#Part2

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia 
Doorrr ! kaget ga ? *kaget apaan wong cuman baca*
hahaha

okeh gue mau lanjutin bahas yang  kemaren tentang "Di tinggalin"
hmm yang udah baca kemaren gimana ?, apakah udah bisa nerima masukan gue yang kemaren ?, atau masih mikirin itu ? hayooo ngakuuu ! :p

Oiya,dari kemaren gue belon ngenalin diri yaak. Kenalin *nyodorin tangan* nama gue Ferry Arieswanto, sekarang lagi nyoba nulis buku niih *nulis kok coba - coba* yaahh dari kebiasaan gue dari dulu baca dan nulis kecil²an *dagangan kali kecil²an* jadi terbesit keinginan buat nulis juga yaah walaupun ini bukan bidang gue siih tapi gada salah nya kita coba dulu siapa tau ada minat dan baca.

Okeh back to topik "Di tinggalin", siapa yang engga sakit hati kalo udah di giniin coba, disaat kita lagi butuh - butuh nya dia tiba² aja ninggalin kita gitu aja itu sangat nyiksa. Mungkin bagi yang belon bisa move on mungkin bertanya - tanya " kenapa yaoulloh kenapaaaahhh " *eiiittss bahasa apaan niih*
Tapi ada satu yang engga kalian ketahui kenapa dia tega ninggalin lo. Yaah berpikir logis aja, main logikaan kita kali ini. Okeh alesan pertama, dia udah ga nyaman lagi ama lo, ga ngerasa punya pacar lagi dan tanpa lo sadari dia ngerasain walaupun kita ngebantah tapi yang nilai dia loh. Lo harus nya nyadar dan coba balikin lagi masalah nya ke diri lo sendiri " ga ada api kalo ga ada asap " *bener ga yaak istilahnya* coba berpikir dewasa, yah mungkin perhatian kita yang kurang kedia, kitanya sibuk dengan urusan kita sendiri dan abaikan dia tanpa kita sadari ini mungkin jadi alesan dia kenapa ninggalin lo.

Kedua, lo ga ada disaat dia butuhin lo. Ini biasanya yang terjadi pada pasangan yang LDRan. Dan akibat nya perselingkuhan tak terelakan. Lagi - lagi kedewasaan kita di butuhkan disini.

Saran gue jangan ke judge dia dengan cewe atau cowo yang ga baek dan jangan pernah berpikir seperti ini, emang kita yang disakiti tapi lebih sakit lagi dia yang harus nanggung ini. Anggap ini ujian percintaan lo dan buktikan lagi kedia kalo lo ga seperti yang dia bayangin.

Dan sekali lagi gue ingetin, STOP bilang Cinta itu tidak harus memiliki.

Naah,untuk hari cukup ini dulu yang mau yaak kalo lo cinta perjuangkan dia tapi kalo lo udah berjuang dan masih gagal lambaikan tangan ke kamera, hahaha
Sabtu, 05 Mei 2012 0 komentar

#Part1

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia 
kehilangan sesuatu yang kita cintai itu sangat menyakit kan. Gairah hidup jadi berkurang,ga semangat dan masih belon bisa beranjak dari kehilangan itu. Tapi apakah pernah terlintas di pikiran kalian keluar dari keterpurukan itu dan menerima dengan lapang dada ?.

sekarang gue mau bahas tentang cinta.Yaah lagi² cinta dan kehilangan cinta emang sangat nyiksa pake banget. Bagi mereka yang mencintai sepenuh hati kemudian tiba² cinta itu meninggalkan nya, mereka akan sangat tersiksa dan tidak mampu nyari cinta yang lain karna memang cintanya itu hanya untuk satu orang dan ga akan di berikan ke yang lain. Tiap hari cuman bisa meratapi nasib kalo bahasa keren nya sekarang itu Galau. Galau ini menurut gue adalah perasaan dimana lo ga bisa bangkit dan terus mengharapkan dia yang udah ninggalin lo dengan semua janji manis nya. Naah orang seperti ini ialah tipe orang yang akan terus memperjuangkan cintanya apa pun yang akan terjadi cinta nya itu tidak akan pudar *keren niih bahasa gue* hahahaha :p

Tapi apakah pernah terbayangkan oleh kalian untuk terus berjalan atau move on nyari cinta yang lain yang mungkin bisa nerima lo apa adanya. gue akuin sangat sulit untuk lupain atau move on dari pasangan kita sebelum nya karna kita nganggep dia itu yang terbaik dan satu² nya *ini ngutip dari temen gue* jadi yang ada tiap hari kita ngarepin dia,mikirin dia " sedang apa dan dimana dirimu yang dulu ku cinta, syalalalalala " Loh kenapa jadi nyanyi gini.

Dulu kita selalu bersama,senyum bareng,ketawa bareng, sedih apa² semua nya selalu bareng. Di kasih perhatian, di tanyain " Sayang, kamu udah makan belon ? atau " Sayang, udah shalat belon? " dan sekarang apa yang terjadi semuanya jadi suram ga ada lagi perhatian itu.Terkadang kita susah lupain mantan bukan karena pengkhianatan nya tapi kenangan indah dengan nya yang buat kita terpuruk, bener kan ? hayoo deh ngaku, ngaku ga ? ngaku ga ? *siapin parang* :p

Dulu bangun tidur selalu ada sms atau BBM " Selamat pagi sayang " dan sekarang paling yang ada sms dari operator seluler yang lagi promo sungguh tragis :P
Naah kenangan ini yang ga bisa kita lupain. jadinya kita cuman bisa inget itu mulu dan mengabaikan cinta lain yang tanpa lo sadari sendiri lagi nungguin lo.

Jangan nyiksa diri lo sendiri dengan terus ngarepin dia, bersyukurlah lo putus dari dia itu artinya lo masih di beri kesempatan untuk nyari yang lebih baik dari dia. Orang yang pacaran nya lebay maka kalo dia ntar putus pasti bakalan lebay *ada yang ga suka ama pernyataan gue* setuju ga ?.

Jangan terlalu lama lo terpuruk dalam hal cinta inget,jalan lo masih panjang jangan mikirin cinta mulu kita juga punya tanggung jawab yang harus kita kerjakan sendiri. Stop mikirin itu mulu, bukan dia yang ngerusak masa depan lo tapi lo sendiri. Jadi menurut gue nikmati kesendirian, nikmati disakiti, fokus ke masa depan lo, kalo lo sukses cinta itu akan dateng dengan sendiri nya #Okesiipp

To be continued. . .
0 komentar

Katanya siih Cinta

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia 
kali ini gue mau berbicara tentang CINTA.
yaaapp, semua umur mungkin udah mengenal kata ini.tapi menurut gue Cinta itu adalah mampu menerima segala kekurangan dan kelebihan orang yang kita cintai. jangan mau nya menerima doang cinta ada feedback nya kepada kita.

Pastinya pernah dengerin kata² Cinta Itu Tak Harus Memiliki, bagi gue statment ini hanya lah buat seorang pecundang. kenapa ? karena cinta harus di perjuangkan dan di pertahankan. kalo lo cinta kenapa lo ga ngejar cinta itu dan membuktikan nya ?, dan kenapa lo harus bilang kalo cinta tak harus memiliki ? , menurut gue lo itu norak yang engga punya pendirian. katanya cinta tapi kenapa lu biarkan dia di gandeng ama orang lain ?
yang ada lu malah kesiksa sendiri karna cinta lo ga tau mau di apain dan ujung² nya lo mati karna cinta.

Bicara masalah beginian ga bakalan ada habis nya karna setiap orang punya pandangan yang berbeda. bener kan ? iya kaann ? :p
jadi yaah menurut gue gada salah nya kita terus berjuang pertahanin cinta yang kita miliki dan buktiin ama orang yang kita cinta kalo sesungguh nya kita layak mencintai nya #UdahGituAja.

Ada banyak cara kita nunjukin rasa cinta kita kepada orang yang kita cintai. Sebenernya siih simple mau tau cara nya ?, niih gue kasih bocoran, cewe itu sangat suka ama kejutan naah lo datengin rumah pas tengah malem trus lempar petasan ke arah kamar nya dan otomatis cewe itu bakalan kaget. hahaha :p *yang ada malah di kejar kamtib*
Serius..serius, emang bener cewe itu suka kejutan.contoh niih ye hal - hal yang romantis. Lo bikin dah kalo misalnya lo jalan ato makan di luar ama dia di kafe misalnya, biasa nya di kafe kan ada tuh musik yang nemenin kita makan,lo perfom disana mainin lagu romantis trus ngasih sesuatu ke dia gue jamin ntu cewe bakalan luluh ama lo tapi sebelum tampil harus ngomong dulu ama manager disana jangan langsung nyosor aja ke stage yang ada lo bakalan di amanin security.
Naah kalo buat cewe niih. Hmmm gue sebenernya jarang nemuin cewe yang romantis tapi ga usah risau gue juga punya bocoran nya kok.Cowo itu cukup lo kasih kejutan kecil misalkan berupa barang karna cowo bakalan nyimpen barang yang lo kasih dan selalu liatin sebelum tidur looh *eeh keceplosan* :p

Eeh kalo nunjukin rasa cinta ke orang tua gimana cara nya ?. Hmm kalo itu gampang, cara nya bikin mereka bahagia dengan semua prestasi lo, bikin mereka bangga dan bilang kesemua orang " Itu anak saya " dengan bangga mereka bilang ini. Tapi yang bikin bangga lagi kalo lo bisa ngehidupin diri lu sendiri dan ga nyusahin mereka, contoh niih, misalkan lo kuliah sambil kerja sampingan dengan tidak minta duit lagi ke ortu lo setiap bulan nya naah yang ada lo ngasih sedikit hasil kerja keras lo walopun kecil tapi mereka akan sangat seneng dengan hasil jerih payah kalian. ga peduli kalian kaya atau pun miskin, hidup ini keras sob lo ga akan selamanya minta ama ortu lo ada saat dimana lo akan hidup sendiri.


Dan masih banyak lagi cara nunjukin cinta ke semua orang terdekat kita tergantung kitanya lagi gimana cara nunjukin nya.so jangan pernah nyerah buktiin kalo lo punya cinta yang patut di pertahankan.
okehh qaqaaa :D 


Jumat, 04 Mei 2012 0 komentar

#UdahGituAja


PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia 
hhmm udah lama niih blog yang atu ini ga liat sama sekali. pas di buka udah banyak debunya, laba² udah bikin sarang nya di blog gue. kasian sekali blog gue :p

jadi gini minggu yang lalu gue nonton Film di salah satu tv swasta kita,yaitu judul nya "Surat Kecil Untuk Tuhan". dan jujur baru sekali ini gue nonton film yang beginian karna biasa nya gue ga suka ama film layar lebar indonesia yang (sebagian) ga pantes di tonton. gue cap kalo beberapa film indonesia itu yaah biasa aja. karena kebiasaan gue nonton film Hollywood,jadi karya anak bangsa sendiri sedikit terlupakan.

okeh,back to Surat Kecil Untuk Tuhan, sebuah film yang di angkat dari novel yang judulnya sama sekaligus Kisah Nyata perjuang seorang gadis yang di bilang masih muda bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau yang biasa di panggil Keke.

menurut gue Keke sosok gadis remaja yang sangat kuat dan apa yaak ? sungguh gue sendiri udah keabisan kata² ngungkapinnya. ini semua di luar dugaan gue, bagaiman bisa seorang gadis belia harus nerima ujian yang seberat itu ?. ini sungguh ga adil sungguh tragis nasib yang di alami Keke. perjuangan nya bertahan melawan penyakit yang dideritanya dengan ikhlas dan sabar.

Kanker, yaak sebuah penyakit yang sangat - sangat mematikan dan menurut gue kans penderita kanker itu untuk sangat tipis, bisa di bilang tinggal ngitung hari doang.
gue sempet netesin air mata saat baca novelnya ga kebayang gimana penderitaan dia dalam menghadapi cobaan hidup yang sangat menyiksa dirinya sendiri.

di balik ketegaran dia ada seorang Ayah yang ga pantang menyerah mencari dan mencari jalan keluar agar anak nya bebas dari penyakit yang mematikan ini.


keabisan kata² gue ama kisah yang satu ini.jadi keinget ama temen gue cewe yang juga mengalami kanker otak dan sekarang gue ga tau kabarnya gimana. terakhir dapet kabar katanya siih dia bilang sekarang dia makin unyu, kepalanya di botakin. masih sempet yee dia becandain gue.

Icha,kami menunggu kedatangan mu disini lagi.kami tau ini sangat menyakit kan.tetep semangat dan sabar dalam menghadapi cobaan ini. dan sekarang gue sendiri ga tau kabarnya icha nya sekarang maklum akhir taun dia kemaren ikut mamanya ke Jerman yaah kebetulan bokapnya asli sono.
 
;